Sudah cukup ah penjelasannya, kita review kembali tentang semua itu. Dinegara kita khususnya, ketiga nama tersebut sudah tidak aneh lagi. dimulai dari korupsi para pejabat negara yang menyalahgunakan kewenangannya untuk mengurus negara, pungli yang banyak dilakukan preman-preman atau petugas-petugas pariwisata yang berharap uang lebih, dan tentunya sogokan yang sudah dianut dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Dan lebih parahnya lagi, keadaan ini tak pernah bisa teratasi dengan baik meskipun ada KPK untuk korupsi, dan pantauan masyarakat atas kedua hal lainnya. Pastinya (atau mungkin) ketiga hal ini telah ada sejak zaman para nenek moyang, yang sampai sekarang masih terus tumbuh tak tertahan, kalaupun memang tertahan itupun seperti istilah mati satu tumbuh seribu. Sudah tertangkap satu, yang lainnya bermunculan bahkan orang yang menangani orang satu yang terlibat korupsi dapat merasakan bagaimana rasanya korupsi itu. That is just a little bit dari sekian banyak contoh kejahatan non fisik yang justru akibatnya lebih fatal dari kejahatan fisik. Final Word, Adios. :)
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lainnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lainnya. Tampilkan semua postingan
16 Agustus 2011
Korupsi, Pungli, Sogokan
Diposting oleh
NewBie try to sees the World
,
Sudah cukup ah penjelasannya, kita review kembali tentang semua itu. Dinegara kita khususnya, ketiga nama tersebut sudah tidak aneh lagi. dimulai dari korupsi para pejabat negara yang menyalahgunakan kewenangannya untuk mengurus negara, pungli yang banyak dilakukan preman-preman atau petugas-petugas pariwisata yang berharap uang lebih, dan tentunya sogokan yang sudah dianut dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Dan lebih parahnya lagi, keadaan ini tak pernah bisa teratasi dengan baik meskipun ada KPK untuk korupsi, dan pantauan masyarakat atas kedua hal lainnya. Pastinya (atau mungkin) ketiga hal ini telah ada sejak zaman para nenek moyang, yang sampai sekarang masih terus tumbuh tak tertahan, kalaupun memang tertahan itupun seperti istilah mati satu tumbuh seribu. Sudah tertangkap satu, yang lainnya bermunculan bahkan orang yang menangani orang satu yang terlibat korupsi dapat merasakan bagaimana rasanya korupsi itu. That is just a little bit dari sekian banyak contoh kejahatan non fisik yang justru akibatnya lebih fatal dari kejahatan fisik. Final Word, Adios. :)
27 Juni 2011
Perpisahan SMP N 2 CHB 2011
Diposting oleh
NewBie try to sees the World
,
Kita perhatikan saja, setiap kali kita melakukan perpisahan pada akhirnya setiap orang pengen ketemuan lagi, baik itu nyampe kerumahnya atau malah ngadain reunian istilahnya. Nah, dengan contoh itu berarti jelas, kalu perpisahan justru buat kita mengerti pentingnya teman-teman bagi kita. (Loh apa hubungannya, gg jelas banget. haha).
Tuh di pinggir sayah kasih deh potret dari pasangan penganten taun 2010/2011, yang laki namanya tuh andi, tapi kalo yang perempuan.. hmm.. sayah tak tau. jhaha. Kalo taun sayah sih (2008, sapa yang nanya ya?) yang kebagian potret bahagia ntu adalah saudara dadi dan saudara silvia yang memang merupakan pasangan calon suami istri masih lama saat itu. hehe. Maafkan saya bagi yang tersebut, saya tidak bermaksud. he. Padahal saat dulu itu saya juga sudah di tawarin, tapi yah saya mengalah sama dadi, dia lebih pantes jadi itu. (GEER). hhaa.Tapi yah, kalo liat proporsi tinggi badan mereka berdua (gambar dipinggir) sesuai juga dah, yang laki tinggi, yang cewek setinggi telinga. haha. Lumayan-lumayan. Jadi ngiri sayah liat yang laki.a. haha.
Nih sayah kasih gambar prosesi upacara adat.a.


Sory nih kalo gambarnya cuma dari belakang, gg enak juga ambil gambar dari depan te. haha. Tapi lumayan dah daripada tak ada potret.a sama sekali. haha.
Untuk soal background tempat, masih sama pas zaman sayah, kanan orang tua, kiri siswa, kiri depan para guru. Serasa monoton dah. hhehe.

Malu juga sih pas motret para siswa yang di lepasin, hehe. soalnya udd pada gg kenal orang-orang.a. Kalo masih pada kenal z, pastinya dah saya motret selalu tuh. hehe.Udahan dulu ash posting tentang perpisahannya, bingung mu nulis apa lagi. haha. Adios. :)
22 Juni 2011
Antara Tilang dan cari Perut Kenyang Vol.2
Diposting oleh
NewBie try to sees the World
,
Wah, sayah nemuin lagi neh keanehan yang terjadi di jalan-jalan oleh para polisi nih. hehe. Bener-bener antara tilang (penertiban) dan cari perut kenyang.
Maaf kalau saya mengkritik lagi ulah para polisi nih. Tadi siang saya seperti biasa jalan-jalan keliling kota (jha), eh pas liat pos jaga polisi, huih rompi khas yang kuning ijo mentrang bergeliat disana. Eh ternyata para bapak polisi itu lagi ngobrol ma korban tilangnya. Hemmm. Padahal kalau di liat-liat kondisi jalan saat itu super macet, dimana liat ulah para sopir angkot yang sembarang ngetem di pinggir jalan yang otomatis mengganggu pengguna jalan yang lain. Tapi kok bisa-bisanya
ya itu polisi milih nilang daripada nertibin para angkot dan pengendara lain yang jelas-jelas ngeganggu pengguna lain? dan tentunya itu bukan pengalaman pertama, dulu pernah ya di jalan salah satu pusat perbelanjaan di kota tasikmalaya, disana supeeeerrr macet. Pas liat para polisi diem disana, eh malah ada yang baca koran lah, mainin hape lah, deelel. Padahal kan sudah kewajiban nertibin itu jalan, ia gag? Dan setelah diusut-usut alasan tempat itu macet, karena ada pengendara yang lagi cari tempat parkir saudara-saudara. Huh bikin mumet dah pokoknya. Bisa-bisanya para polisi mentingin diri sendiri padahal kewajiban sedang terlihat di depan muka. Hmm.. Its End.
Terima kasih buat para penegak hukum yang telah menjalankan kewajiban dengan sungguh-sungguh. :). Adios.
Read more →
Maaf kalau saya mengkritik lagi ulah para polisi nih. Tadi siang saya seperti biasa jalan-jalan keliling kota (jha), eh pas liat pos jaga polisi, huih rompi khas yang kuning ijo mentrang bergeliat disana. Eh ternyata para bapak polisi itu lagi ngobrol ma korban tilangnya. Hemmm. Padahal kalau di liat-liat kondisi jalan saat itu super macet, dimana liat ulah para sopir angkot yang sembarang ngetem di pinggir jalan yang otomatis mengganggu pengguna jalan yang lain. Tapi kok bisa-bisanya
ya itu polisi milih nilang daripada nertibin para angkot dan pengendara lain yang jelas-jelas ngeganggu pengguna lain? dan tentunya itu bukan pengalaman pertama, dulu pernah ya di jalan salah satu pusat perbelanjaan di kota tasikmalaya, disana supeeeerrr macet. Pas liat para polisi diem disana, eh malah ada yang baca koran lah, mainin hape lah, deelel. Padahal kan sudah kewajiban nertibin itu jalan, ia gag? Dan setelah diusut-usut alasan tempat itu macet, karena ada pengendara yang lagi cari tempat parkir saudara-saudara. Huh bikin mumet dah pokoknya. Bisa-bisanya para polisi mentingin diri sendiri padahal kewajiban sedang terlihat di depan muka. Hmm.. Its End.
Terima kasih buat para penegak hukum yang telah menjalankan kewajiban dengan sungguh-sungguh. :). Adios.
21 Juni 2011
Antara Tilang dan cari Perut Kenyang
Diposting oleh
NewBie try to sees the World
,
Kalo dilihat-lihat yah saudara-saudara buat para penegak hukum khususnya bapak Polisi (maaf nih, ini cuma share pendapat pak), yang namanya "ditilang" itu sudah biasa kita temui di tempat-tempat jaga para pak polisi. Tapi yang saya bingungkan nih saudara-saudara, apakah tilang itu emang bener-bener tilang ataukah memang cuma kedok doang buat cari makan gratis. Tanda tanya buat itu. Mengapa alasan saya mengatakan hal itu, karena bisa kita perhatikan beberapa pelanggaran yang memang dapat kena tilang yaitu:
Read more →
1. Tak punya atau bawa STNK
2. Tak punya atau bawa SIM
3. Tidak memakai helm
4. Persyaratan tampilan motor tidak lengkap
5. Tak punya mukafdsfds
6. Tak punya motor tapi pake helm
7. nomor 5 dan 6 mulai ngaco deh, ya udah segitu sajoh dah.
Nah sayah ato sim kuring, berniat membahas ke 4 point itu. Nah kita bahas satu-satu wokey.
-Point pertama, STNK. Mungkin surat satu itu memang sangat penting, coz jika kita tidak punya STNK ketika motor kita "diaku" atau di di-klaim ma orang lain, kita tidak bisa ngasih bukti kalau itu milik kita. Tapi yah mungkin buat yang satu ini tidak terlalu di khawatirkan karena Bapak Polisi liat tampilan awal kita, sehingga kalau kita pakai helm dan atribut motor lengkap kita jarang ditilang.
-Point kedua, SIM. Sama hal-nya seperti STNK, surat satu ini memang penting buat pengendara kendaraan bermotor. Tapi sampai saat ini sim kuring belum tau tuh apa gunanya SIM itu selain buat tanda pengenal. Tanda tanya buat itu. heuheu. Tolong kasi tau la.
- Point ketiga, helm. Buat yang satu ini, fungsinya pasti tentu saja buat melindungi kepala pengendara dari benturan yang mengenainya. Selain itu, pelindung hawa dingin serta pelindung dari para "rametuk". hehe. Nah barang satu ini merupakan hal yang pertama diliat oleh bapak polisi, dimana ketika kita tidak pake helm kita langsung di piriwit langsung di suruh kepinggir deh (pengalaman).
- Point keempat. Nah saya sempet bingung juga buat satu ini, karena para polisi tidak pernah mengatakan hal yang jelas soal bagian-bagian yang harus ada buat kelengkapan motor. Kadang-kadang tidak ada kaca spion sebelah langsung ditilang, tidak ada pentil kena tilang, tidak ada plat nomor belakang langsung ditilang, tidak ada motor apa yang ditilang? heuheu.
Nah yang bikin saya pengen ketawa nih, kenapa ya harga tilang itu berbeda-beda. Saya pernah kena tilang 2 kali dan kedua harganya berbeda-beda bahkan sama teman-teman saya harganya juga berbeda. Tilang pertama helm harganya Rp. 20rb, tapi pas tilang kedua harga yang dilontarin sama pak polisi itu Rp. 30rb, Kok lebih 10rb yah? Lain halnya ma teman2 sayah, mereka bilang ketika mereka ketilang gag da helm, spion sebelah, dan SIM mereka kena denda ma pak polisi Rp. 190rb, harga yang melejit bener (pasar kali), tapi pas sayah gag pake helm + SIM gag da ditilangnya seharga Rp. 65rb. Apa harga sebelah spion adalah Rp. 125rb? Tanda tanya buat itu.
Sekian saja deh postingnya, yuk ash.. Adios
16 Juni 2011
Kerak Telor
Diposting oleh
NewBie try to sees the World
,
Namanya kerak telor, nah itu dia makanan benar satu (anti salah satu) khas betawi. Nah.. itu adalah salah satu makanan yang dijejalkan oleh pedagang2 yang saya temuin di Tasik Fair. Enak juga sih ketika nyoba buat pertama kali yang namanya kerak telor tu. Tapi yah yang namanya makanan enak tak luput dari harga yang IHWAW LUMAYAN MUAAHAL!!!! (buat ukuran kocek gw yang baru lulus stm. he)Diliat-liat sih + hasil observasi (tanya2 ke yang jual) kalo yang namanya kerak telor tuh dibikin dari campuran nasi ketan ma tentunya telor, baik itu telor ayam atau bebek. Nah skarang mengapa dinamain kerak telor, alasannya karena digorengnya ntu bahan yang tadi di atas wajan khas yang gg pake minyak, jadinya si bahan yang tadi otomatis "ngerak" di wajannya tadi. Keunikan lain dari kerak telor yaitu bahan bakarnya yang tak biasa, yaitu pake bara arang... Unik kan!! tidak biasa loh yang jualan pake arang. Nah sentuhan akhir yang di kasih buat kerak telor ntu adala
h orang sunda sih bilang "surundeng" tau orang jakarta atau bandung mah *he* dan juga pake bawang goreng. Eh satu lagi, cara bungkusnya juga unik saudara-saudara. biasanya kan kita liat makanan itu di dibungkus full ma kertas bungkusnya (makanan n kertas sendiri-sendiri), tapi ini beda.. dikarenakan ukuran kerak telor yang yang bisa dibilang MBUADAG, so cara mungkusnya si kertas n kerak telor ntu di lipat bareng-bareng mak kertasnya. hmm... ajib.. ajib.. heheEh ia lupa, satu lagi yang lumayan khas juga. liat tuh potret yang jual kerak telor, kayak orang betawi banget.. hehe.. Selain itu juga Barang-barang dagangannya cukup simple kan. hhe
Masuk ke soal pembahasan rasa kerak telor. he. Ketika nyium baunya sih kata temen sayah tu dikit gg enak, dia dikit gg suka. Tapi buat sayah, yang penting makanan halal sayah embat. he. ketika pertama kali digigit, wih.. rasa manis dan asin bercampur saudara-saudara. antara gurihnya nasi ketan dan telor, serta rasa manis asin dari surundeng tadi meledak-ledak dalam mulut. hmmm.. yummy. N mungkin kalo buat orang kampungan seperti saya (GR dikit. he) makan kerak telor serasa makan opor ayam aja. hehe..
Sekian dan terima kasih, selamat berjumpa di edisi jajanan kuliner selanjutnya. hehe.. Adios :)
Langganan:
Postingan (Atom)