Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

12 September 2011

Putih, Hitam dan Merah Muda Bagian1

,

Pastinya sedikit tidak seru jika bacaan ini di awali dengan kata “kisah ini dimulai dari”, karena selain sudah bisa disebut regu balai pustaka, kata-kata itu bisa buat kita kalau cerita dalam tulisan ini memang benar-benar jadul banget. Tapi tenang, semua tulisan ini tidak akan bercerita tentang masa percintaan dimasa penjajahan, dimana ketika seorang wanita yang memang sudah dikekang oleh keluarga para bangsawan dan pria desa yang mencintai wanita itu dengan rela memberikan nyawanya agar dia bisa bersama orang yang dicintainya.

Tulisan ini berawal dari seorang laki-laki biasa, hidup pun pas-pasan (ketika mau beli mobil uangnya pas, ketika mau beli rumah uangnya pas, :D), sampai-sampai mengapa dia disebut biasa karena dia tak pernah bisa merayu seorang wanita agar mau menjadi pacarnya. Tapi itu memang awalnya, dan sekarang kita bakal nyeritain orang yang sama tapi dengan latar belakang yang berbeda. Tapi tetep, masalah awalnya dari cerita awal tadi. Karena terlalu malunya dia buat ngerayu seorang wanita, dunia pelampiasan negatif pun mulai dia jalani. Mulai dari menghisap asap rokok, sampai mencoba membeli cd vulgar sendiri. Hidupnya pun semakin terasa dinikmati tapi tak berarti. Tapi memang semua itu dia lakukan tak bersama orang lain dengan alasan dia dipandang orang lain sebagai sesuatu yang baik, tapi kenyataannya perkiraan semua orang itu salah yang bahkan orangtuanya pun berpikir akan hal yang pertama. Itu akhir dari perkenalannya, karena kita belum masuk lagi ke cerita inti nih.

Read more →